GELORA.ME -Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief mengingatkan Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) memiliki strategi sendiri dalam menentukan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Baswedan.
Menurut Andi Arief, KPP harus berbeda dengan strategi kubu calon presiden (capres) lain dalam memilih cawapres agar tidak menghadapi kekeliruan.
"Koalisi lain mungkin punya strategi cawapres last minute. Koalisi perubahan tidak harus demikian. Bisa keliru jika dua menit terakhir penentuan Cawapres," kata Andi Arief.
Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Demokrat itu menilai partainya berbeda pendapat dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang juga bagian dari KPP.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen