Tidak diperlukan pemanggilan Jokowi, kecuali PDIP ingin bunuh diri di 2024,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (4/8).
Menurut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, memanggil Jokowi dalam kapasitasnya sebagai kader yang mendukung Prabowo, justru akan menimbulkan reaksi dan gerakan baru kader PDIP untuk pendukung Menteri Pertahanan RI itu.
“Karena, saat ini sudah cukup banyak yang mengetahui kalau Jokowi cenderung ke Prabowo,” demikian Dedi Kurnia.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen