Nelson Pangkey juga diduga sebagai orang dekat Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja. Sementara Budi Iskandar Pulungan diduga orang dekat anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty.
Karena itu Wahyu tak heran Nelson Pangkey dan Budi Pulungan lolos hingga 20 besar.
"Mungkin dengan kekuasaan Komisioner Bawaslu RI, dua orang yang bermasalah bisa lolos walaupun pernah berkasus. Banyak calon-calon lain yang berintegritas tapi tersingkir oleh orang yang berkasus," tuturnya.
Maka dari itu, JEW menuntut Rahmat Bagja dan Lolly Suhenty sebagai terduga orang yang terlibat hubungan langsung dengan Christian Nelson Pangkey dan Budi Iskandar Pulungan, untuk mengeliminasi calon-calon yang bermasalah itu.
"Jika memang Bawaslu menegakkan integritas, maka sangat penting agar tim seleksi dikoordinasi untuk mengeliminasi orang-orang yang bermasalah," tandasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026