Refly tidak ingin mengklaim bahwa Anies orang yang baik dan benar karena klaim tersebut dikhawatirkan bersifat absolut sementara tidak ada satu pun manusia yang sempurna.
“Karena kalau dia baik dan benar itu saya takutnya absolut. Karena tidak ada manusia yang absolut baik dan benarnya,” ujarnya.
Namun, dibandingkan bakal calon presiden lainnya yang telah terungkap, Refly menilai sosok Anies lah yang lebih baik dan benar.
Bakal calon presiden lain yang dimaksud yaitu bakal calon presiden dari PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dan dari Partai Gerindra yaitu Prabowo Subianto.
“Maka saya memilih Anies Baswedan dengan alasan karena Anies rasanya lebih baik, lebih jujur, lebih takwa, lebih amanah, lebih shiddiq, lebih fatonah, lebih tablig,” ujar Refly.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi