"Artinya kalau kita lihat bahwa sekarang misalnya Pak Jokowi memberi selamat berjuang gitu kan, semoga menang gitu kan tidak keluar," ujarnya, menambahkan.
Namun, kata Airlangga, Jokowi memiliki pengaruh yang sangat menentukan bagi Ganjar sehingga dukungannya akan sangat dinantikan oleh semua pihak terutama PDIP.
"Tapi akan kita lihat misalnya pada momen berikutnya apakah lebih maju lagi misalnya Pak Jokowi dalam mendukung misalnya Pak Ganjar atau seperti apa itu akan sangat menentukan," terang akademisi Universitas Airlangga itu.
Ia menegaskan bahwa gaya berpolitik Jokowi bukan yang langsung frontal tetapi memiliki proses.
"Di sini kita melihat model langgam politik Pak Jokowi yang tidak bisa kemudian langsung frontal seperti itu dalam proses-proses politik yang berlangsung," pungkas dia.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026