Sementara warna biru dalam tulisan “No Peace”, lanjut Jamiluddin, identik dengan kepercayaan dan kesetiaan.
Namun dalam efek psikologi dalam konotasi positif, warna biru bisa membuat merasa tenang dan dilindungi. Meskipun dalam konotasi negatif, warna biru juga bisa menggambarkan depresi, kelabu atau melankolis.
“Jadi warna biru yang digunakan SBY pada tulisan 'No Peace’ bisa saja bermakna 'jangan rusak kepercayaan dan kesetiaan rakyat'. Rakyat akan tidak percaya dan tidak setia kepada penguasa bila tidak ada keadilan (No Justice),” papar Jamiluddin.
Dengan demikian, Jamiluddin menilai penggunaan gradasi warna dalam lukisan Presiden keenam RI itu syarat akan makna. Warna merah dan biru bisa bermakna bahwa penguasa jangan bermain-main dengan hukum, rakyat bisa marah.
“Peringatan itu yang mungkin ingin disampaikan SBY melalui lukisannya itu kepada penguasa,” pungkasnya.
Sumber: rmol.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen