Menurut Wasekjen Demokrat itu, Puan-AHY tidak akan membangun tembok, yang terjadi adalah kedua pemimpin muda itu akan mendirikan jembatan persatuan untuk Indonesia.
Namun demikian, ujar Didik, Demokrat tetap meminta Anies untuk segera mengumumkan pasangannya. Tetapi, ini bukan sebuah langkah mengintervensi haknya sebagai capres.
"Karena kami sudah sepakat untuk memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Mas Anies untuk memilih calon wakil presiden (cawapres)," kata Didik, mengutip keterangan Sekjen Demokrat.
Yang ingin dilakukan, tambahnya, adalah memberikan kesempatan kepada pasangan capres-cawapres agar tidak tertinggal dalam kompetisi.
"Harapan kami agar Anies cepat, agar dapat mengkonsolidasikan kembali, agar dapat memenangkan Pemilu 2024," pungkasnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024