“Ketika Anies berpasangan dengan Airlangga, maka itu akan menjadi suatu kekuatan politik tersendiri yang akan menjadi lawan yang sangat tangguh bagi Ganjar maupun Pak Prabowo,” kata Tamil.
Dosen Universitas Dian Nusantara ini menilai, Airlangga tidak mungkin berpasangan dengan Ganjar. Mengingat, tidak ada komunikasi politik yang terjalin baik antara Airlangga dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Sementara jika bersanding dengan Prabowo, kata Tamil, masih banyak poin-poin yang harus dipertimbangkan, termasuk eksistensi politik di ruang publik.
“Maka ketika ditimbang dengan Anies, saya kira itu adalah pasangan yang paling ideal. Di satu sisi Anies yang kemudian katakanlah ceruk pemilihnya golongan kanan, nah dengan kehadiran Golkar, maka akan mengaburkan stigma-stigma radikalisme yang disematkan kepada Anies,” pungkas Tamil.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Prabowo Subianto Gelar Pertemuan Rahasia dengan Oposisi, Bahas Kebocoran Anggaran Triliunan
Kaesang Pangarep Berjanji Keras di Rakernas PSI: Targetkan Kemenangan Besar di Pemilu 2029
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026