Untuk diketahui, spanduk yang bertuliskan Kaesang Pangarep sebagai Wali Kota Depok sering terlihat di berbagai wilayah di Depok.
Salah satunya baliho Kaesang Pangarep yang berukuran raksasa terpampang di Margonda, Depok.
“Sekarang jelaskan apa hubungannya PSI menang dengan Kaesang wali kota? Menang itu harus lebih dari 12 kursi dong,” tuturnya.
“Dengan asumsi sekarang PKS 12 kursi, kalau dia targetnya 15 kursi boleh lah dia bilang PSI menang. Targetnya aja 6 kursi, berarti dia sendiri tahu kalau targetnya nggak menang, tapi kok berani ngomong begitu,” tambahnya.
Oleh karenanya, ia meminta kepada Giring dkk agar tidak berusaha untuk memanipulasi suara di Pemilu 2024.
“Itu hak pilih semua orang, tapi ya kampanyenya jangan tipu-tipu lah,” ucapnya.
“PSI menang atau tidak Kaesang tetap punya kesempatan untuk jadi Wali Kota Depok,” lanjutnya.
Sumber: suara
Artikel Terkait
Dokter Tifa Kritik Jokowi di Rakernas PSI: Strategi Playing Victim?
Prabowo Subianto Temui Siti Zuhro & Susno Duadji: Pertemuan Oposisi atau Dialog Biasa?
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri: Analisis Hukum dan Dampaknya bagi Institusi Polri
Jokowi dan PSI: Komitmen Politik Pasca Jabatan, Janji Turun ke Daerah hingga Kontroversi