Salah seorang saksi mata, Ali (65 tahun), mengaku sangat terkejut dengan adanya kecelakaan pesawat itu. Ia mengaku sedang santai dan minum kopi di warung ketika itu. Tiba-tiba, terdengar suara kencang dari arah lapangan di dekat tempatnya bersantai.
"Bunyinya keras banget. Kayak mobil tabrakan. Duar," kata dia kepada wartawan, Ahad sore.
Sontak, Ali pun langsung menghampiri sumber suara tersebut. Saat dilihat, terdapat pesawat yang terjatuh di kawasan BSD itu.
Menurut dia, tidak ada ledakan saat pesawat itu terjatuh. Namun, terdapat korban yang sudah sekarat terlempar keluar pesawat. Ia pun mendengar ada suara orang meminta tolong dari dalam pesawat.
"Di pesawat tiga orang, yang di luar satu, di dalam dua. Yang di dalam ada satu masih hidup, teriak minta tolong," ujar dia. Ali mengaku tak berani terlalu mendekati pesawat. Hingga akhirnya, petugas datang melakukan evakuasi.
Sebelumnya, Kapolres Tangsel AKBP Ibnu Bagus Santoso mengatakan, pesawat yang mengalami kecelakaan itu merupakan milik Indonesia Flying Club. Pesawat itu dilaporkan mengalami kecelakaan di wilayah BSD pada sekitar pukul 14.00 WIB.
Artikel Terkait
Bentrokan TKA China vs Pekerja Lokal di Proyek IPIP Kolaka: 4 WNA Diamankan Polisi
Bentrokan di Tambang Nikel IPIP Kolaka: Kronologi TKA China Aniaya Pekerja Lokal & Respons Polisi
Longsor Cisarua Bandung: 23 Marinir Tertimbun, 4 Meninggal Dunia | Update Evakuasi
Suami Korban Jambret Sleman Jadi Tersangka, Ini Kronologi Lengkap Hingga 2 Pelaku Tewas