Mahfud MD Didorong Pimpin Tim Independen Usut Dugaan Korupsi Proyek Whoosh
Presiden Prabowo Subianto mendapat desakan untuk segera membentuk tim independen guna mengusut dugaan kerugian keuangan negara dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh di era pemerintahan Joko Widodo. Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, diusulkan untuk memimpin tim investigasi ini.
KPK Dinilai Lamban Tangani Kasus Whoosh
Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelidiki proyek Whoosh sejak awal 2025. Namun, hingga kini tidak ada perkembangan signifikan yang diumumkan kepada publik. Muslim menilai KPK berjalan lamban dan tidak transparan dalam menangani kasus besar ini.
"KPK lamban dan melempem dalam mengusut kasus Whoosh tersebut, sedangkan publik mendesak agar KPK menetapkan Jokowi dan Luhut sebagai tersangka," ujar Muslim Arbi kepada RMOL, Minggu, 2 November 2025.
Kebutuhan Tim Independen untuk Investigasi Whoosh
Muslim Arbi melihat bahwa pimpinan KPK saat ini seolah tersandera oleh utang budi kepada pemerintahan sebelumnya. Hal ini diduga menyebabkan ketakutan untuk mengusut kasus Whoosh secara profesional dan jujur. Oleh karena itu, pembentukan tim independen dinilai sangat mendesak.
Artikel Terkait
Habib Bahar bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser: Diperiksa 4 Februari 2026
Said Didu Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Reformasi Polri hingga Gaza Dibahas
Dokumen Jeffrey Epstein Dibuka: Nama Elon Musk, Pangeran Andrew, hingga Sergey Brin Terungkap
Iran Siapkan Ribuan Kuburan Massal untuk Tentara AS: Persiapan Perang Terbuka?