Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembahasan mendalam mengenai solusi utang Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung dalam rapat terbatas kabinet. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi pemerintah sedang mengevaluasi skema terbaik untuk menyelesaikan masalah pembiayaan proyek kereta cepat pertama di Indonesia ini.
Pemerintah saat ini melakukan kalkulasi ulang terhadap nilai utang Whoosh dan mempertimbangkan berbagai opsi restrukturisasi. Salah satu skenario yang dibahas adalah permohonan perpanjangan masa pembayaran utang kepada kreditur untuk meringankan beban keuangan.
Presiden Prabowo secara khusus menugaskan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan CEO Danantara Rosan Roeslani untuk menyusun strategi penyelesaian utang Whoosh. Tim ini ditugaskan melakukan penghitungan detail dan menyiapkan berbagai opsi skema pembayaran yang feasible.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan akan ada pembahasan khusus lebih lanjut mengenai restrukturisasi utang kereta cepat Whoosh. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mencari solusi berkelanjutan untuk proyek infrastruktur strategis nasional tersebut.
Artikel Terkait
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya
Tukang Es Gabus Bohongi Dedi Mulyadi Soal Rumah, Fakta Warisan Terungkap!