GELORA.ME - Pemerintah Amerika Serikat mempercepat evakuasi warganya dari beberapa wilayah di Timur Tengah. Hal itu dilakukan usai Presiden Donald Trump memerintahkan serangan bom penghancur ketiga situs nuklir Iran.
Langkah ini diambil karena meningkatnya ancaman serangan balasan dari Teheran yang diperkirakan akan menyasar kepentingan AS di kawasan Timur Tengah.
Hal ini juga diambil karena muncul kekhawatiran serangan balasan Iran akan menargetkan orang-orang AS di wilayah Israel.
Departemen Luar Negeri AS telah menggandakan jumlah penerbangan evakuasi darurat bagi warga Amerika. Kedubes AS di Lebanon juga telah meningkatkan peringatan perjalanan di Timur Tengah karena kekhawatiran serangan balasan Iran.
tvonenews
Dalam pemberitahuan internal dan publik, Departemen Luar Negeri AS selama akhir pekan menerbitkan peringatan secara signifikan. Kepada orang-orang Amerika di Timur Tengah.
Otoritas AS itu juga telah memerintahkan personel yang tidak berkepentingan. Termasuk keluarga para staf di Kedubes Beirut untuk meninggalkan Lebanon.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi