GELORA.ME - Wali Kota Surakarta sekaligus calon wakil presiden (cawapres) Koalisi Indonesia Maju (KIM) Gibran Rakabuming Raka menyebut tudingan ijazah palsu dari beberapa pihak sebagai hal yang lucu.
Karena menganggapnya lucu, Gibran mengaku tidak merasa dirugikan akibat pemberitaan tersebut. "Enggak. Saya anggap lucu-lucuan karena baru sekarang dipermasalahkan," kata Gibran.
Gibran mengatakan kalau ijazah yang dia miliki ternyata palsu, maka seharusnya hal itu dipermasalahkan sejak awal, yakni saat pendaftaran bakal pasangan capres-cawapres di Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
"Ini saya sudah upload (unggah) di KPU," ujar dia.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi