GELORA.ME - Israel kembali meluncurkan serangan di Kamp Pengungsi Balata yang terletak di Tepi Barat dekat Nablus.
Pasukan Israel kembali ke Kamp Pengungsi Balata dengan buldoser.
Mereka meledakkan sebuah rumah di kawasan pasar hingga hancur.
Tidak hanya itu, serangan Israel ini juga menyebabkan beberapa rumah dan jalanan di kamp rusak.
Serangan buldoser ini hanya berselang beberapa jam setelah Israel menyerang menggunakan drone tadi malam.
Koresponden WAFA mengatakan sebuah drone menembakkan rudal ke markas Fatah di Balata.
Serangan rudal tersebut menwaskan lima orang dan menyebabkan kerusakan parah di daerah tersebut.
Bulan Sabit Merah mengatakan krunya menangani tujuh orang yang terluka serius, lima di antaranya dinyatakan meninggal.
Sekitar 24.000 orang tinggal di kamp pengungsi Balata, di bagian utara Tepi Barat, dikutip dari Arab News.
Seorang warga Palestina memeriksa kerusakan di kamp pengungsi Balata
Seorang warga Palestina memeriksa kerusakan setelah serangan Israel semalaman di kamp pengungsi Balata, sebelah timur Nablus di Tepi Barat yang diduduki pada 18 November 2023.
Serangan di Kamp Pengungsi Jenin
Artikel Terkait
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian
Teman Kuliah Jokowi di UGM Bantah Ijazah Palsu: Roy Suryo Mengada-ada, Ini Faktanya