GELORA.ME - Ketimpangan kualitas sumber daya manusia (SDM) antara Jakarta dengan daerah lainnya di Indonesia, adalah masalah kompleks yang perlu mendapat perhatian.
Hal ini disampaikan bakal calon presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan, saat menyampaikan gagasannya dalam acara sarasehan 100 ekonom Indonesia yang digelar Indef di Menara Bank Mega, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (8/11).
Menurut Anies, peningkatan investasi tidak berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Begitupun dengan pembangunan infrastruktur yang tidak disertai dengan peningkatan kualitas layanan.
"Kualitas manusia antara Jakarta dengan daerah lain gap-nya tinggi sekali. Di Jakarta itu, 25 persen angkatan kerjanya berpendidikan SD-SMP. Artinya, 75 persen SMA dan perguruan tinggi atas," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Trading Halt IHSG 2026: Analisis Lengkap Peran MSCI dan Hedge Fund Global
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi