Anggota TNI AD Praka DDI dan istrinya yang berinisial IA diduga menjadi korban pengeroyokan dan penodongan di Jalan Gegerkalong Hilir, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, pada Selasa (16/5).
Kapendam III/Siliwangi, Kolonel Inf Adhe Hansen, belum mengetahui secara rinci luka yang diderita kedua korban. Namun, khusus untuk DDI, dipastikan dalam kondisi sadar dan sedang dirawat di RS Hasan Sadikin.
"Saat ini korban dalam keadaan sadar dan sedang ditangani di RS Hasan Sadikin di Ruang IGD," kata dia melalui pesan singkat pada Jumat (19/5).
Adhe menyebut aksi pengeroyokan itu terjadi saat korban baru saja selesai berbelanja di Pasar Ciroyom. Korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu dipicu saling senggol antara motor yang dikendarai oleh korban dan pelaku. Pelaku lalu menendang sepeda motor korban hingga korban terjatuh.
Para pelaku yang berjumlah sekitar empat orang lalu mengeroyok DDI dengan memakai senjata tajam hingga alat setrum. Sedangkan IA ditodong oleh pelaku dengan menggunakan air softgun.
Artikel Terkait
Update Longsor Bandung Barat: 60 Korban Ditemukan, 20 Masih Hilang - Operasi SAR Terus Berlanjut
Kritik Gatot Nurmantyo ke Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial & Alarm Demokrasi
Jokowi Bicara Sous Korupsi Haji: Setiap Kasus Pasti Mengaitkan Saya
Sally Siswi SMK Letris Pamulang Hilang 2026: Kronologi Lengkap & Perkembangan Terbaru Pencarian