Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto, memberikan peringatan keras kepada Luhut Binsar Pandjaitan. Ia meminta Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) itu untuk tidak lagi mengatur Presiden Prabowo Subianto, sebagaimana kebiasaannya saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Peringatan ini disampaikan menanggapi pernyataan Luhut yang menasihati Presiden Prabowo untuk tidak mudah diatur oleh organisasi buruh mengenai kebijakan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP).
"LBP ini mungkin dia insomnia ya, sudah lupa bahwa hari ini presidennya bukan Jokowi lagi, presidennya itu Prabowo," ujar Satyo seperti dikutip dari RMOL, Senin, 20 Oktober 2025.
Satyo menilai bahwa Prabowo adalah pemimpin yang lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti buruh. Hal ini, menurutnya, merupakan perbedaan mencolok dengan era pemerintahan sebelumnya.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen