GELORA.ME - Mantan dosen Universitas Gadjah Mada (UGM) Kasmudjo berpeluang memukul knock out (KO) Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi lewat kesaksiannya yang jujur dalam sidang gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Sleman.
"Di sidang PN Sleman nanti, Pak Kasmudjo akan bicara jujur apa adanya. Pak Kasmudjo tidak tergiur tawaran Jokowi untuk mencarikan advokat yang akan mendampinginya di pengadilan," kata Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais dalam sebuah video singkat yang dikutip dari akun X Amien Rais Official, Senin 19 Mei 2025.
Amien Rais mengatakan, publik tidak mengira bahwa Kasmudjo selama ini galau perasaannya karena ditekan Jokowi alias Mulyono untuk berbohong bahwa dia adalah pembimbing penulisan skripsinya.
"Ternyata hal ini hanya tipuan Mulyono belaka," kata Amien Rais
Amien Rais melanjutkan, rakyat Indonesia berterima kasih pada pengacara Makassar bernama Komarudin terkait masalah keaslian ijazah Jokowi yang diragukan.
Komarudin menggugat Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama empat wakil rektor, Fakultas Kehutanan dan Perpustakaan Fakultas Kehutanan UGM, serta mantan dosen pembimbing akademik Jokowi, Kasmudjo.
"Jadi bravo Pak Kasmudjo, jadi bicara jujur saja apa adanya. Jangan sekali-kali meniru Jokowi," kata Amien Rais.
Menurut Amien Rais, Kasmudjo justru bisa menjadi justice collaborator dan mempercepat penyelesaian huru hara ijazah palsu Jokowi.
"Jadi kurang apa lagi Mas Jokowi, jadi ayo dong Mas Jokowi kalau memang anda punya ijazah asli cepat tunjukkan," pungkas Amien Rais.
Sebelumnya, Kasmudjo memastikan dirinya bukan dosen pembimbing skripsi Jokowi.
"Bukan sama sekali," kata Kasmudjo kepada wartawan di kediamannya di Pogung, Mlati, Sleman, DIY, pada Rabu sore, 14 Mei 2025.
Kasmudjo menegaskan, dosen pembimbing skripsi Jokowi saat kuliah di Fakultas Kehutanan UGM adalah Prof Sumitro.
"Kalau selama Pak Jokowi kuliah itu saya hanya mendampingi, saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran-pelajaran sendiri," sambungnya.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen