GELORA.ME -Presiden Joko Widodo hanya bisa "jualan" investor dihadapan rakyatnya sendiri. Namun, Jokowi tidak mampu menarik investor untuk memberikan investasi di Ibukota Negara (IKN) Nusantara.
Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespon rencana investasi senilai Rp175 triliun dari perusahaan asal China, Xinyi International Investment Limited.
Kabar investasi itu, muncul usai Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden China Xi Jinping pada pekan ini.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen