GELORA.ME - Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto merespons pernyataan Johnny G. Plate yang menyebut proyek pembangunan tower Base Transceiver Station (BTS) 4G merupakan perintah Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal ini Plate sampaikan dalam nota keberatannya dalam sidang pada 4 Juli 2023. Johnny Plate menyebut bahwa proyek BTS 4G merupakan perintah dari Presiden Jokowi dan bukan keinginannya pribadi.
"Ya kami selalu menegaskan korupsi adalah korupsi dan itu tidak akan terjadi kalau menteri sebagai pemegang kewenangan di dalam penggunaan anggaran betul-betul berdisiplin menjaga seluruh kewenangannya," ujar Hasto di Gedung Kemensesneg, Jakarta Pusat, Senin, 10 Juli 2023.
Hasto mengatakan ketika di level kementerian sudah jebol, maka tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan bakal terjadi. Ia mengatakan Johnny Plate yang merupakan Menteri Komunikasi dan Informatika bertanggung jawab terhadap proyek BTS karena memiliki kontrol penuh terhadap anggaran. Hasto meminta Johnny Plate untuk terus mengikuti proses hukum sampai selesai.
PDIP, kata Hasto, juga pernah memiliki pengalaman pahit, yakni kadernya yang menjadi menteri terjerat kasus korupsi. "Dan kami belajar dari pengalaman pahit dengan membangun sistem yang baik agar korupsi tidak dilakukan oleh anggota dan kader kami," kata Hasto.
Dalam nota keberatannya, Plate menyebut proyek BTS Kominfo merupakan perintah dari Presiden Jokowi dan bukan keinginannya pribadi. "Faktanya pengadaan BTS 4G 2020-2022 adalah penjabaran pelaksanaan dari arahan Presiden RI yang disampaikan dalam berbagai rapat terbatas dan rapat internal kabinet,” kata pengacara Johnny Plate, Dion Pongkor di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa, 4 Juli 2023.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen