GELORA.ME -Bakal Calon Presiden Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto disebut-sebut sebagai dua calon yang sering di-endorse Presiden Joko Widodo. Namun, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul M Jamiluddin Ritonga mengingatkan agar dua politisi itu tidak rebutan.
Endorse Jokowi dinilai jadi salah satu faktor penting pendongkrak elektabilitas.
"Dua poros itu terkesan yakin, endorse dari Jokowi akan meningkatkan elektabilitas capres yang diusung secara signifikan," kata Jammiluddin.
Jamiluddin menilai PDIP dan koalisi KKIR memiliki keyakinan bahwa kinerja Jokowi masih kuat di mata masyarakat.
"Ketika masyarkat masih menyenangi Jokowi, tentunya ia layak menjadi endorse. Sebagian masyarakat akan mengikuti arahan Jokowi termasuk dalam memilih capres," jelas Jamiluddin.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Bantah Harga Chromebook Rp 10 Juta, Ini Harga Riil di Sidang Tipikor
PBNU Tetapkan Kembali KH Yahya Cholil Staquf Sebagai Ketua Umum: Jadwal Muktamar NU 2026
Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Lagi: Perkembangan Terbaru Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024
Kontroversi Video Rektor UGM: Perbedaan Tahun Kelulusan Jokowi Dikritik Netizen